Rabu, 03 September 2008

Akhirnya datang juga..

Akhirnya terjawab sudah, rumor yang berkembang selama ini, yang semakin hari semakin menurunkan semangat kerja, hari ini akan diumumkan. Aduh.. jadi serius banget, rumornya perusahaan tempatku bekerja dijual ke perusahaan yang lebih besar.

Aku memang tau kalo itu bukan sekedar rumor.. setidaknya tinggal menunggu waktu.. dan inilah saatnya… hari ini bakal ada pengumuman resmi dari direksi, isinya apa belum tau pasti.. tapi yang jelas akan disampaikan bahwa kami2 yang bekerja disini akan terkena “PHK”.. kompensasi akan diberikan sesuai peraturan. Alhamdulillah…lho kok? Masih bersyukur karena manajemen berniat menyelesaikannya secara “baik2” tanpa ada keributan. Mudah2an semua lancar

Senang?!.. pastinya tidak. Siapa sih yang bisa senang kehilangan pekerjaan. Sejujurnya aku masih berharap dapat bekerja, mungkin temans juga tau tuntutan hidup jaman sekarang berat. Anak-anak harus tetap minum susu, harus tetap bisa sekolah, harus tetap bisa tersenyum…

Sedih?! Pasti ada atau lebih tepatnya pasrah… aku harus percaya Allah akan memberikan yang terbaik untukku, anak-anakku dan keluargaku… Aku berharap ridhoMu ya Allah untuk jalan yang lebih baik. Amien

Kamis, 24 Juli 2008

Masuk TV...Masuk TV...



Kemaren b’de sms, dia ngasi tau kalo malamnya dia mo nonton “Empat Mata”nya Tukul di studio Trans 7, jadi de semuanya kami (nenek, kakek, aku, papanya anak2, Icha) duduk standby di depan TV siapa tau dia masuk TV (masuk TV… masuk TV…)
Ternyata benar, walau dia duduk dibarisan penonton bentar2 keliatan de dia.. kakek sama Icha sibuk ngitung2 katanya sih ada 13 kali.. hehe…

Wah.. yang ada malah selama acara konsen mo liat penontonnya ketimbang liat tukulnya.. (secara b’de udah lama juga di Jakarta, lagi Job Trainig, jadi udah lama gak ketemu)… Trs, disela-sela acara Buk Wati (adik ipar nenek) telepon cuma mo bilang b’de masuk empat mata…hi..hi.. lucu juga.. duasar… wong ndeso masuk TV…maruk jadinya..hehe

Kata Bijak

Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.~ Mahatma Ghandi